Beberapa hari ini adalah hari-hari “hetic kampus”. Tidak jarang lobby kampus dah kaya ruangan kantoran tempat lembur. Banyak orang berlalu-lalang kesana kemari dengan langkah cepat (baca : terburu-buru), sebagian besar dari mereka sambil merokok *bahkan orang-orang yang setahu saya sudah berhenti merokok atau sangat amat jarang merokok, akhirnya memutuskan untuk mengambil batang itu kembali*, dengan muka2 berminyak kelelahan dengan rambut yang tak terurus seperti layaknya perawakan medusa’s lair. Yayayaa, I’m actually one of them. Lalu tiba-tiba senior saya ada yang menceletuk “ni kita dah di ‘boiling point’ semua pon…”, sambil menghisap rokoknya…
kampus lagi aktif-aktifnya. Kampus lagi sibuk-sibuknya. Kampus lagi "jahat-jahatnya".
At the first place, I thought that these are my choice. But suddenly, it’s just all over me and all over my mind, just can’t avoid it. Bahkan baru pertama kali saya dibuat nangis gara-gara kerjaan!haah,cengeng skali kamu nak!Tapi ketika gw melihat kanan kiri saya, ternyata saya tidak sendirian =), ohoho, even some people have the worst one. Apalagi setelah gw mendengar bahwa beberapa teman-teman saya di kampus lainnya juga sedang mengalami hal yang sama. Well, gw pernah merasa desperado dimana *honestly* kuliah gw mulai terbengkalai dengan segala kejahatan kampus yang ada. Kata seseorang ,”kuliah harus no.1”, tapi kata seseorang yang lain “mata kuliah hidup lebih penting.”,ohoho. Afterall, I realize that I just got another “lesson” from everything I’m doing now :
-mata kuliah mengatur waktu
-mata kuliah menahan emosi
-mata kuliah mengerti keadaan fisik
-mata kuliah being professional
-mata kuliah bersikap dewasa dan mandiri
-mata kuliah “berani berkata tidak” *benar begitu ka fik=)??*
-mata kuliah meng-organize hidup
-dan mata kuliah-mata kuliah lainnya yg ga akan gw dptkan di kelas manapun…
Dan disini gw lebih bisa melihat dengan jelas mana yang ‘lulus’ dan mana yg ‘failed’…
Bukan berarti saya mengajari untuk me-nomor sekian-kan kuliah! Tapi saya yg hanya mengingatkan bahwa semuanya tidak usah disesali, jalani saja, and if u do it just right, u’ll get lessons from it…
Jadi, buat semua teman-teman saya yg sedang “berjuang” menjalani “kejahatan-kejahatan kampus”, tetap semangat kawan!! Mari kita selesaikan satu-satu, dan setelah itu kita tertawa bersamaa…jgn sampai failed yoo =), hehe…
Waktu di mobil memey bersama dengan orang-orang stress yg lain :
“gw rasa gw dah siap ni kerja di lawfirm”, haha, everything’s needs practice emang mey, hehe…
-mata kuliah mengatur waktu
-mata kuliah menahan emosi
-mata kuliah mengerti keadaan fisik
-mata kuliah being professional
-mata kuliah bersikap dewasa dan mandiri
-mata kuliah “berani berkata tidak” *benar begitu ka fik=)??*
-mata kuliah meng-organize hidup
-dan mata kuliah-mata kuliah lainnya yg ga akan gw dptkan di kelas manapun…
Dan disini gw lebih bisa melihat dengan jelas mana yang ‘lulus’ dan mana yg ‘failed’…
Bukan berarti saya mengajari untuk me-nomor sekian-kan kuliah! Tapi saya yg hanya mengingatkan bahwa semuanya tidak usah disesali, jalani saja, and if u do it just right, u’ll get lessons from it…
Jadi, buat semua teman-teman saya yg sedang “berjuang” menjalani “kejahatan-kejahatan kampus”, tetap semangat kawan!! Mari kita selesaikan satu-satu, dan setelah itu kita tertawa bersamaa…jgn sampai failed yoo =), hehe…
Waktu di mobil memey bersama dengan orang-orang stress yg lain :
“gw rasa gw dah siap ni kerja di lawfirm”, haha, everything’s needs practice emang mey, hehe…

No comments:
Post a Comment