I think I had my hardest days last week…dimana gw harus menjalani UTS gw yg ‘mohon maaf lahir batin ma spertinya aku tidak bisa mengerjakan kan masih ada UAS’, + gw harus melanjutkan dengan suatu pekerjaan because I need some money to pay something. *buat teman2 dekat saya yg mungkin tahu,yaa begitulaah…* Jadi keseharian saya kira-kira seperti ini :
Pada malam hari : belajar hingga pagi
Pada pagi hari : UTS hingga siang
Agak siang hari : berlari ke margonda utk cari bus menuju senayan
Masih siang hari : bekerja hingga malam
Pada malam hari : tidur sekitar 2-3 jam
Pada subuh hari : bangun untuk belajar UTS esok harinya
Pada pagi hari : kembali menjalani UTS
Yup, siklus itu berjalan selama 4 hari minggu kemarin. Yang paling me’ngenas’kan lagi, pada masa2 itu saya dikaruniai untuk mengalami “kodrat wanita” yg membuat saya berteriak “yaoloh, kenapa harus sekarang sii?!?” untungnya teman saya menimpali “ya baguslah von masih dapet, dari pada gaa??” hoiya yaa… tapi tetep ajaa, why oh why…
Ditambah lagi dengan cuaca yg sebetulnya sangat saya sukaii tapi lagi2 waktunya menurut saya waktunya tidak tepaat, saya kehujanan…
Belum lagi perasaan2 ‘manja-manja nakal’ *ai najis* dimana muncul pikiran2 “pacar ko agak cuek yaa, pacar ko ga perhatian yaa, pacar ko ini yaa itu yaa…” yang mungkin di lubuk hati saya yg paling sangat amat terdalam keluhan sebenarnya adalah “pacar ko ga mau anter-tunggu-jemput gw yaa”… makanya gw bilang ‘manja-manja nakal ai najis’ lo pikir pacar lo supir apa pon!
Keluhan-keluhan itu selalu ada “cape! Malas! Knp begini ya? knp bgitu ya? kpn selesainya ya? cape! Malas!” dst dst dst dst… mungkin klo di surga kaya operator, line telp gw dah di reject mulu atau mungkin diputus sama Tuhan sambil ngomong “ni pelanggan protes mulu dah.”
Waktu lagi di bus, sedang mellow2nya *ai najis lagi*, atau kronis2nya mungkin yak *ai lebai*, memandang rintik2 hujan diluar sanaa, tiba2 naiklah seorang pengamen menyanyikan beberapa lagu… sangat menohok kawan.
Semua baik, semua baik.
Apa yang Kau (Tuhan) perbuat, di dlm hidupku
Semua baik, sungguh teramat baik
Kau jadikan hidupku berarti
Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu
Rasakan dan nikmati, Kasih Setia Tuhan
Syukur bagiMu Tuhan, sgala hormat bagiMu Tuhan
Allah yang mengasihiku, Allah yang memeliharaku
Selamanya…
tiba-tiba saya menangis.
Pengamen itu sangaatt tidak seberuntung saya, tapi dia masih bisa bersyukur. Ada suara kecil yang tiba2 bertanya “terakhir kali lo bersyukur kpn pon?” …
Segala kesibukan gw telah membuat gw melupakan hal-hal kecil yg Tuhan kasih dalam hidup gw. Contohnya aja yg paling simple, kesehatan. Gw melihat banyak orang2 mulai menjadi sasaran “kekejaman cuaca” di sekeliling gw *teman2ku yg sedang sakit atau habis sakit, didoakan cepat sembuuh dan tidak sakit lagi yaa=)*, dan akhirnya teman-teman saya bilang “tinggal lo doang ni pon yg belum sakit.” Hehe, jangan sampeee…makasih ya Tuhan aku masih boleh sehat ampe sekarang (^_^)…dan masih banyak lagi kebaikan2 Tuhan yang ga pernah gw itungin krn pastinya ga keituung…
At last, I got the money that I need, I did my mid test *hasilnya?? Pasrah sajaalaah…* and I promise to my mom n dad that I’ll study more for my final.
Akhirnya, saya memberi pengamen tsb 1000 rupiah, dan dia cukup menunjukan seperti ekspresi “wow banyak” seperti itulah, pdhl hny 1000 rupiah. Lalu saya bilang, “Tuhan berkati ya mas”…
makasi mas sudah nyindir saya, makasi mas sudah “nyentil” saya, makasi mas sudah ngajarin dan ingetin saya untuk bersyukur, lagi…
Ps : buat orang2 di sekeliling saya yg sedang menjalani “hari-hari terberat” mereka, tetap semangat (^o^)! God’ll never let you walk alone =)…
Thursday, November 1, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 comment:
"God’ll never let you walk alone =)…"
kok agak2 terdengar seperti jargonnya Liverpool ya von, hhehe.
btw, posting lo juga menyentil gw nih, gw mau sholat dulu deh, hohooo. thx bu ; )
Post a Comment